Sensasi Mandi Arab: “Dibakar dan Dikubur di Tanah”

Afghan Bro4
takjub dengan porsi nasi mandi

Mandi ini adalah makanan atau nasi khas Arab, makanya orang lebih sering menyebutnya dengan Nasi Mandi. Makanan tradisional Arab ini terbuat dari basmati (beras khas India) dan daging – bisa berupa kambing atau ayam – yang diolah dengan menggunakan aneka rempah-rempah. Kambing yang digunakan biasanya kambing muda ukuran kecil.

Makanan yang sangat populer di semenanjung Arab ini berasal dari negara Yaman, tepatnya dari daerah Hadramaut, daerah lembah hijau di Yaman yang sebagian besar wilayahnya berupa padang pasir. Sebagian besar warga keturunan Arab di Indonesia berasal dari Yaman. Itu sebabnya di Indonesia ada nasi kebuli yang mirip dengan nasi mandi ini.

Mandi ini sering juga disangka nasi briyani. Padahal ketiganya berbeda. Perbedaan utama terletak pada cara memasaknya. Nasi mandi atau disebut juga Haneeth dimasak pada sebuah tandoor, yaitu oven khusus yang dibuat di dalam tanah. Jadi dibuat lubang di dalam tanah semacam sumur yang dalamnya dilapisi dengan tanah liat.

Kemudian ditaruh kayu bakar yang dibakar sampai menjadi arang. Di atas arang tersebut diletakkan panci berisi nasi . Baru daging dimasukkan, bisa digantung atau diletakkan di rak. Selanjutnya tandoori ditutup rapat-rapat sehingga asap akan terperangkap di dalamnya, yang menjadikan makanan beraroma dan bercita rasa khas.

Bagi yang  tidak memiliki tandoor tapi ingin membuat nasi mandi yang aroma dan rasanya sama dengan yang dimasak di tandoor, bisa menggunakan arang yang telah dibakar dan dimasukkan ke dalam mangkuk kecil berisi minyak panas. Mangkuk kecil ini diletakkan di atas nasi mandi yang sedang dimasak. Kemudian tutup rapat-rapat panci sehingga tak ada asap yang keluar dari dalam panci.

 

Antri Mandi di Afghan Brothers

Afghan brothers
tampak depan resto afghan brothers

Afghan Brother ini nama restoran di Doha-Qatar yang menu utamanya nasi mandi. Jadi ceritanya Jumat kemarin selepas salat Jumat di masjid Aspire, kami berburu nasi mandi, yang merupakan makanan favorit suami saya. Kalau di Qatar dan negara-negara Arab lainnya, weekend itu tiap Jumat dan Sabtu, kecuali Saudi yang Kamis-Jumat.

Afghan Brother adalah restoran besar berlantai dua. Dari depan tampak megah berdinding bata merah. Gayanya klasik. Agak ketar ketir tidak kebagian tempat karena di depan restoran sudah berjejer mobil hingga kami harus parkir agak jauh dari resto karena parkirannya penuh. Begitu masuk kami langsung diarahkan ke lantai dua. Sepertinya lantai dua khusus family. Dan saya makin terkagum-kagum dengan interiornya. Ciri khas Arab-nya kental sekali.

Begitu sampai ke lantai dua, suasana tampak riuh. Rupanya ada rombongan besar orang India yang sedang lunch di sana. Para pegawai resto tampak sibuk lalu lalang. Salah satu pegawai yang mungkin manajernya malah seolah-olah menolak kehadiran kami. Menggeleng-gelengkan kepalanya ketika melihat kami, maksudnya mungkin sudah tak ada tempat lagi. Beruntung kami menemukan satu kamar yang kosong walau masih berantakan dan harus menunggu lama untuk dibersihkan.

Afghan Bro1
interior afghan brothers

Cukup lama kami menanti pesanan tiba. Dari balik jeruji jendela saya melihat banyak laki-laki Arab ber-dishdasha (pakaian khas laki-laki Arab) dan wanita-wanita berabaya hitam, beberapa bercadar, yang lalu lalang masuk ke berbagai kamar di lantai dua Afghan Brothers itu. Yup, salah satu ciri khas restoran Arab adalah adanya ruang-ruang makan terpisah. Sebagian besar berbentuk lesehan memakai diwaniya (tempat duduk khas Arab). Ada juga yang memakai meja kursi, seperti ruangan yang kami pakai. Dan ya, ruangan-ruangan makannya berjendela dan berpintu jeruji sehingga kami masih bisa mengintip ke luar.

Betapa kagetnya kami ketika nasi mandi tiba. Satu nampan besar dengan kambing dan satu ayam yang dibelah dua! Jadi nasi mandi ini disajikan di piring besar, lauknya bisa kambing atau ayam sesuai dengan orderan kita. Kata manajernya satu porsi piring besar itu buat satu orang, hehehe…. Selain nasi mandi, kami juga pesan sish tawook, semacam sate Arab, yang langsung diserbu anak-anak karena mereka sudah kelaparan.

Afghan Bro3
nasi mandi dan teman-temannya

Nasi mandi ini dilengkapi dengan saus tomat dan salad sayur mentah. Juga khubz, roti Arab berbentuk lingkaran tipis, biasanya ukurannya besar. Roti ini sangat enak disantap saat panas. Dimakan bareng dengan sish tawook yang diolesin hummus, emmmhh yummmy! Hummus ini seperti selai berbahan dasar kacang kedelai yang dihaluskan, lentini, tahini, juga minyak olive, air lemon, garam dan juga bawang putih. Tak heran jika aroma dan rasa humus enak, gurih dan segar! Porsi nasi mandi baik kambing atau ayam harganya 40 QR sekitar 100 ribu lebih.

Jajanan Kaki Lima yang Terkenal di Bogor

 

Soto P.Yusuf
antrian di salah satu jajanan kaki lima gang aut, selalu ramai

Awal berburu kuliner di Gang Aut, saya diantar adik dan suaminya. Saya sendiri tak punya bayangan seperti apa pusat kuliner kaki lima yang terkenal di Bogor itu. Berdasar rekomendasi Kang Google, Gang Aut ini menjanjikan kuliner yang maknyus.

Cukup lama kami mencari-cari gang Aut, yang terletak di antara Jalan Suryakencana dan Jalan Siliwangi. Walau sudah tahu bahwa itu jajanan kaki lima, tapi cukup kaget juga ketika melihat sendiri, makanan yang katanya enak itu dijual di gerobak-gerobak, hehehe….

Paling geli itu ketika melihat raut wajah adik saya dan suaminya, mereka melongo tak percaya saya mengajak mereka jauh-jauh dari Depok untuk jajan di pinggir jalan.

“Yaah, kayak gini mah di Depok juga banyak, Teh,” kata adik saya tak bisa menutupi kekecewaannya. Saya membujuknya untuk mencobanya dulu. Daaan…. setelah habis semangkuk soto kuning, dia mengakui kalau soto kuningnya memang lain, mantap. Tak heran kalau setelah hari itu, suaminya yang kerja di Bogor kadang mampir ke Gang Aut buat beli soto kuning, oleh-oleh buat istrinya, adik saya, hahaha…. Pesona Gang Aut memang nyata.

Berikut jajanan kaki lima dengan rasa resto yang bisa kita dapatkan di Bogor

  1. Soto Kuning Bogor Gang Aut

Soto P.YusupJangan salah ya, ada beberapa penjual soto kuning yang namanya mirip-mirp, yang satu Soto Kuning Pak Yusuf, satunya lagi Soto Kuning Pak Yusup. Pertama kali ke Gang Aut, saya mencicipi soto kuning Pak Yusuf, cukup enak. Tapi, setelah mencicipi soto kuning Pak Yusup saya lebih menyukai versi pak Yusup ini.

Sekilas soto ini mirip soto Betawi, namun kuahnya lebih kuning dengan irisan tomat, bawang daun, dan kentang. Isinya kita bisa pilih sendiri, ada daging sapi, jeroan semacam babat, paru, ada yang direbus dan digoreng. Tambahannya perkedel kentang dan emping. Dimakan beserta nasi panas dan sambel ij, emmm bayanginnya saja sampai nelan air liur, hehehe…

Soto M.Yusuf2Oya soto kuning Pak Yusup ini hanya jualan pada sore hari. Jadi kalau pagi hari sampai siang hari, walau gerobaknya sama-sama bertuliskan Pak Yusup, tapi penjualnya beda. Harga satu porsi soto kuning ini Rp 21.000

  1. Baso Kikil Pak Jaka Gang Aut

Baso Aut

Ini adalah jajanan paling favorit saya di Gang Aut. Kuahnya bening dengan citarasa yang pas. Basonya kenyal walau kecil-kecil dan kikilnya juga empuk, tidk liat. Bisa habis 2 mangkuk sekali makan nih, belum lagi beberapa bungkus yang dibawa pulang hihihi…. Baso kikil Pak Jaka ini bersebelahan dengan soto kuning Pak Yusup. Dijual di pikulan bukan gerobak. Harga satu mangkuknya Rp 19.000

  1. Combro Gang Aut

Combro Aut

Bukan lebay, tapi ini combro terenak yang pernah saya makan. Rasa pedas sambal oncomnya pas banget. Combronya sendiri garing renyah namun empuk, tidak terlalu berminyak. Dimalamkan pun rasanya masih kriuk-kriuk. Harga satu combro Rp 2500, tapi ketika saya datang di akhir pekan, harganya beda jadi Rp 3000, hehehe…

4. Pepes Sagu Gang Aut

Pepes sagu aut

Ini adalah makanan yang unik menurut saya, katanya satu-satunya di Bogor. Pepes sagu dengan variasi pepes sagu pisang, pepes sagu pisang keju, dan pepes sagu nangka. Rasa sagunya terasa banget, lembut dan wangi. Disantap panas-panas lebih enak, hangat terasa di perut.

Sebenarnya masih banyak lagi jajanan lain di Gang Aut; ada soto mie bogor, toge goreng, asinan bogor, dan lainnya. Namun saya tak sempat mencicipi semuanya. Memang tak cukup sekali kalau datang ke Gang Aut, tapi harus berkali-kali.

  1. Es Doger Lodaya

Es Doger3Minuman segar ini rasanya nano-nano, antara manis asem segar. Terbuat dari santan kelapa dikasih serutan es, sirup merah, alpukat, tape singkong dan ketan hitam, nangka, kadang dikasih potongan roti. Es Doger di Jalan Lodaya ini juaranya, tempatnya enak, banyak pohon rindang.

Tips Wisata Kuliner Jajanan Kaki Lima:

  1. Datang setelah lewat jam makan siang, sekitar pukul 2-3 sore. Menghindari berdesakan antri, namun resikonya kehabisan sih, hehehe….
  2. Makan di mobil, biasanya tempat makan yang tersedia sedikit, dan kurang nyaman buat makan.
  3. Bawa pengharum mobil buat menghalau bau-bau makanan yang kita santap di mobil.
  4. Makan bareng-bareng, jadi bisa pesan dan mencoba beraneka jajanan kaki lima.
  5. Jangan lupa bungkus makanan favoritnya buat disantap di rumah dengan lebih khusuk, hehehe…

 

Nginap di Bogor

Jauh-jauh ke Bogor hanya buat kuliner kaki lima, kayaknya rugi ya, hehehe… Soalnya banyak tempat wisata yang bisa kita kunjugi di Bogor, mulai dari yang paling terkenal; Kebun Raya Bogor, Istana Bogor, berenang di The Jungle, atau mencoba wahana permainan di The Jungle Land.

Belum lagi wisata belanjanya, beli tas di tajur atau berburu oleh-oleh Bogor yang terkenal dan banyak macamnya. Rasanya sehari di Bogor nggak cukup deh, harus ngerasain bermalam di kota Bogor. Merasakan udaranya yang masih sejuk, kalau malam hari malah dingin.

Nah, bingung cari hotel yang oke di Bogor? Takut harganya mahal? Jangan khawatir, sekarang ada Travelio, yang akan membantu kita mencari hotel-hotel yang diinginkan. Lebih gokilnya lagi, hotel-hotel tersebut harganya bisa ditawar loh. Weleh-weleh ini booking hotel atau belanja di pasar tradisional sih?
Berikut cara-cara booking hotel di Travelio. Jadi kita bisa menyesuaikan budget yang kita punya dengan hotel yang kita inginkan.

  1. Pilih lokasi tujuan kita, tanggal menginap, dan bintang hotel yang diinginkan.

Travelio6

2. Klik hotel yang kita mau. Lalu masukkkan harga penawaran yang kita inginkan

travelio3

3. Penawaran kita diproses Travelio. Bila disetujui segera lakukan pembayaran untuk mendapatkan voucher hotelnya.

travelio2

4. Yipiii… selamat menginap di hotel yang diinginkan ya!

travelio1

 

 

travelio5

 

 

 

Oya sekarang Travelio sudah ada mobile apps-nya. Jadi memudahkan kita untuk mengaksesnya kapanpun dari hp. Baru ada di google play sih. Yuuuk cepetan download aplikasinya, gunakan untuk acara berlibur yang menyenangkan dan sesuai budget. Selamat berlibur!

 

Abdali Farm, Sisi Lain Kuwait

To travel is to discover that everyone is wrong about other countries.

(Aldous Huxley, penulis)

Kuwait Tower1
kuwait tower kebanggaan Kuwaiti

Apa persepsi Anda tentang Kuwait? Negara kaya raya, negara minyak, gurun pasir, panas, gersang, tidak aman karena perang dengan Irak? Yup, itu juga yang ada dalam pikiran saya tentang Kuwait. Sebagian besar betul, memang begitu adanya. Namun, mengenai persepsi tidak aman salah besar.

Selama hampir tujuh tahun tinggal di sana, saya merasa Kuwait jauh lebih aman daripada Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Salah satu buktinya, bila Anda berkunjung ke Kuwait, Anda akan melihat jejeran mobil lux terparkir begitu saja di depan rumah. Sebagian besar rumah di Kuwait tak memiliki garasi dengan sistem keamanan canggih. Dan mobil-mobil mewah itu aman-aman saja, jarang terbetik berita pencurian.

Pada tahun keempat tinggal di sana, saya menemukan sisi lain dari Kuwait yang jauh dari persepsi saya semula. Bermula dari rencana dadakan teman-teman suami dan keluarga masing-masing ber-konvoi ke daerah utara Kuwait, ke wilayah Abdali yang dekat border Irak. Tapi, hampir satu jam perjalanan kami hanya menemukan gurun pasir datar yang membosankan. Anak-anak mulai rewel karena merasa tak ada pemandangan menarik. Walau mereka sempat terhibur ketika melihat kawanan unta. Kami berhenti dan foto-foto cantik dengan para unta itu, hehehe…. Akhirnya diputuskan untuk kembali ke Kuwait City, namun sebelumnya kami mencari mushala dulu untuk salat Asar. Dan masih berharap bisa mendapat pengalaman seru hari itu.

 

Farm Ville di Gurun Pasir

Selepas salat, seorang bapak Kuwaiti, menghampiri ketua rombongan kami, bertanya apa yang sedang kami lakukan di tempat itu. Rupanya mushala itu miliknya, yang terletak di depan gerbang rumahnya yang sekelilingnya dipagari tembok tinggi yang entah ujungnya di mana saking luasnya. Tak disangka,beliau mengundang kami ke rumahnya. Dan apa yang kami lihat kemudian, membuat kami melongo, histeris karena takjub dan girang. Yang kami datangi adalah sebuah lahan pertanian yang luas dan modern. Tanah pertanian di gurun pasir yang gersang!

Jalan ke Farm
jalan menuju ke farm

Sang pemilik dengan senang hati memandu tour kami di tanah pertaniannya. Mulai dari menunjukkan rumahnya yang super luas. Di depan rumah utama, berderet rumah para pekerja. Lantas mengajak kami ke sebuah tenda besar yang ternyata di dalamnya adalah kolam renang! Beliau pun dengan bangga menunjukkan green house-nya dimana beberapa pohon sedang berbuah ranum.

Foto3_Ladang Gandum
hamparan hijau ladang gandum. siapa sangka ini ada di gurun pasir

Tour sebenarnya dimulai, kami melongo ketika melihat hamparan hijau tanaman sayur yang luas. Bunga-bunga bermekaran di pinggir jalanan kebun yang lebar. Tanah pertanian itu ternyata sangat luas karena itu disediakan mobil-mobil jeep untuk berkeliling. Namun kami memilih untuk berjalan perlahan menikmati pemandangan yang tak biasa ada di gurun pasir. Sejauh mata memandang terlihat hijau tanaman sayur dan gandum. Rasanya seperti pulang ke kampung di Indonesia.

 

Foto4_Hewan Ternak
kawanan ternak di pertanian

Lepas dari ladang gandum, kami melihat peternakan domba, bebek, dan unta. Anak-anak senang sekali melihat domba-domba yang gemuk dan bersih. Juga bebek-bebek yang berbaris dan bergerombol di area kandangnya. Namun, yang paling menyenangkan ketika melihah peternakan unta. Melihat unta dari dekat, memegangnya, dan berfoto narsis dengan unta, sungguh pengalaman yang tak terlupakan.

 

Foto7_Unta&Kids
anak-anak senang sekali bisa melihat unta dari dekat

 

Foto6_Dalam Tenda
tenda eksklusif yang mewah, salah satu tenda ada kolam renangnya

 

 

Tour kami pun berakhir di sebuah tenda besar yang di dalamnya terhampar karpet tebal dan dhiwaniya, kursi lesehan khas Arab. Tour yang cukup melelahkan namun tak berasa karena begitu takjubnya kami melihat semua yang ada di lahan pertanian itu. Tuan rumah pun kemudian menghidangkan teh dalam teko khas Arba dengan gelas-gelas kecilnya. Kami berbincang hangat dengan bapak dan ibu pemilik lahan pertanian itu. Mengucapkan terima kasih atas undangan tulusnya untuk berkeliling di lahan pertaniannya. Benar-benar pengalaman yang tak akan terlupakan.

 

 

 

 

Tentang Farm di Kuwait

Foto5_Pompa air
penampungan air dan pompanya di farm

Kuwait adalah negara yang terletak di ujung Teluk Persia dengan total luas 17.820 km persegi. Di sebelah Utara dan Barat Laut berbatasan dengan Irak, di sebelah Barat dan Selatan dengan Arab Saudi, dan menghadap Teluk Persia di sebelah Timur. Kuwait berupa tanah datar, mencapai ketinggian sekitar 300 meter di atas permukaan laut. Sebagian besar adalah gurun dengan beberapa oasis.

Kuwait memiliki iklim gurun yang ditandai dengan musim panas yang panjang, kering, dan suhunya mencapai 50 derajat Celcius dengan kemunculan badai pasir yang lumayan sering. Sementara itu musim dinginya sangat dingin, suhu kadang-kadang bisa di bawah 0 derajat Celcius. Dan jarang sekali ada hujan.

Yang disebut tanah subur di Kuwait berupa tanah dengan tekstur berpasir hampir 80-90 persen mengandung pasir. Sedikit sekali kandungan bahan organik dan gizi-gizi yang dibutuhkan oleh tanaman. Kurang cocok untuk lahan pertanian. Tak heran bila sektor pertanian ini menyumbang 0 persen pada pendapatan perkapita negara minyak ini.

Lokasi pertanian terletak di daerah Wafra, dekat border Arab Saudi. Juga di Abdali, yang beradar dekat border Irak. Pertanian di kedua daerah ini terutama di Abdali sebagian besar dimiliki oleh perorangan. Sementara itu, pertanian yang dikelola oleh negara terletak di daerah Sulaibiya, terletak di tengah-tengah Kuwait. Tanahnya lebih subur dibanding lahan di Wafra atau Abdali.

Untuk saluran air/ irigasi di lahan pertanian ini rata-rata menggunakan air tanah yang dipompa. Seperti terlihat di Abdali Farm, saya melihat sebuah penampungan air dengan pompa air yang memompa air dari dalam tanah. Dan itu digunakan untuk mengairi lahan pertanian yang luasnya hektaran.